Berkunjung ke Malaysia, Marquez Ngaku Kesulitan dengan Cuaca yang Panas

oleh

Para penggemar MotoGP segera menyambut seri ke-17 balapan Grand Prix (GP) 2017 di Malaysia. Setelah GP Jepang dan Australia, ajang balap kuda besi itu akan mengunjungi Sirkuit Sepang di Negeri Jiran sekaligus menutup tur di wilayah Pasifik.

Tentunya, gelaran GP Malaysia menjadi sangat krusial, terutama bagi Marc Marquez, pembalap yang kini berada di puncak klasemen sementara musim 2017. Bagaimana tidak, hasil race di Sirkuit Sepang sangat menentukan jelang seri terakhir di Valencia.

Jelang membuka seri ke-17 yang digelar 27 hingga 29 Oktober 2017 itu, Marquez pun mengaku dihadang masalah iklim di Asia. Pembalap berpaspor Spanyol itu mengatakan kelembaban dan cuaca yang panas cukup menyulitkan kondisi balapan.

“Saya tahu pentingnya mendapatkan hasil yang bagus di Australia untuk memperbesar jarak sebelum ke Sepang. Saya pikir GP Malaysia merupakan salah satu seri yang sangat sulit dalam hal kesiapan kondisi fisik,” ungkap Marquez, seperti dikutip dari GP One, Rabu (25/10/2017).

“Salah satu hal yang sulit dari GP Malaysia tentu saja kelembaban dan temperatur yang tinggi. Saya sendiri akan mengerahkan kemampuan terbaik saat balapan. Saya pun puas dengan aspal barunya sehingga bisa meningkatkan grip,” tukas rider berjuluk The Baby Alien itu.

Setelah menjadi pemenang di GP Australia, Marquez sendiri kini berada di urutan pertama klasemen dengan menorehkan 269 poin. Rider Tim Repsol Honda itu memiliki selisih 33 angka dengan rival abadi asuhan Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso.

(okezone)