RESMI: Roberto Carlos Jadi Pelatih Persib Bandung

oleh

Persib Bandung mengumumkan pelatih baru untuk menukangi klub berjulukan Maung Bandung tersebut pada musim depan.

Melalui akun instagram resmi @persib_official, nama Roberto Carlos Mario Gomez menjadi pelatih baru Persib. Pelatih berusia 60 tahun itu lahir di Mar der Plata, Argentina.

“Wilujeng Sumping di # PERSIB Coach Roberto Carlos Mario Gomez! #NewCoach #NewHope #PERSIBsalawasna.”

Dengan demikian, kabar bahwa Alfred Riedl yang akan menjadi pelatih Persib terbantahkan. Sebelumnya, mantan pelatih timnas Indonesia itu sempat dikait-kaitkan dengan Persib.

Musim lalu, Persib mengalami penurunan prestasi. Mereka terpuruk di posisi ke-13 klasemen akhir karena hanya mengemas 41 poin dari 34 laga yang dilakoni.

Dalam perjalanan sepanjang kompetisi, mereka mengakhiri kerja sama dengan pelatih Djadjang Nurdjaman yang sempat membawa Persib menjuarai Indonesia Super League 2015 dan Piala Presiden 2015.

Manajemen Tepati Janji

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Zainuri Hasyim membantah jika manajemen lamban dalam merespon musim transfer Liga 1 musim 2016-2017.

Dikatakan Zaenuri, mendatangkan pelatih dan pemain baru untuk musim depan bukan perkara mudah.

Butuh proses yang memakan waktu tidak sebentar.
Menurutnya, saat ini sudah ada beberapa kandidat pelatih yang masuk kriteria untuk menjadi nahkoda Maung Bandung dalam mengarungi kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.

“Ya sudah, namanya juga mau pilih pelatih, tapi kita belum final jadi kita belum bisa sampaikan,” katanya.

Ketika disinggung pelatih lokal atau asing yang menjadi kandidat terkuat, Zaenuri menyebutkan sama saja. Namun, lagi-lagi Ia meminta untuk bersabar, menunggu sampai diumumkan manajemen.

“Tunggu saja. mau asing atau lokal, tunggu saja. Makin cepat makin bagus, cuma sabar saja mungkin beberapa hari ini, kan ada yang mau, tapi enggak jadi,” ucapnya.

Zaenuri menyadari saat ini banyak pihak yang menunggu-nunggu kepastian siapa yang akan menjadi pelatih Maung Bandung.

Namun, Zaenuri menegaskan bahwa semuanya harus melalui proses dan tidak bisa diburu-buru.

“Saya sadari semua pecinta Persib ini pengennya cepat-cepat ada pelatih, kita pun demikian, tapi kan kita butuh proses. Tidak semudah kita mau beli barang,” katanya.

Kandidat yang Gagal

1. Alfred Riedl

Alfred Riedl (Antara)

Selain kedua nama tersebut, terdapat pula nama mantan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl.

Pria asal Austria itu dikabarkan akan menangani dan menentukan pemain mana yang akan Persib Bandung beli untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2018.

Mendengar akan isu tersebut, Riedl pun memberikan komentarnya.

Dirinya mengatakan bahwa benar adanya soal komunikasi yang terjadi antara dirinya dan manajemen Persib, namun itu terjadi pada bulan Mei atau Juni lalu. Kini, keduanya belum menjalin komunikasi.

“Ya, saya mendengar kabar itu (rumor jadi kandidat pelatih Persib), tapi saya tidak sedang dalam proses komunikasi dengan Persib,” kata Riedl.

Selain itu, Riedl juga mengatakan bahwa dirinya telah siap kembali untuk melatih di Indonesia. Dirinya mengakui bahwa ia telah menitip pesan ke beberapa kenalannya di Indonesia untuk kembali berkiprah di sepakbola Indonesia.

2. Nil Maizar

Nil Maizar (Kolase Tribun Jabar)

Nama Nil Maizar dikait-kaitkan masuk dalam bursa kandidat calon pelatih Persib untuk musim depan.

Rumor itu pun merebak setelah Ia tidak lagi menukangi Semen Padang FC, dan kurang maksimalnya performa Persib pada gelaran Liga 1 lalu.

Jika memang Maizar akan membesut Maung Bandung, tentu saja akan banyak perubahan yang terjadi di dalam tim Persib Bandung.
Mendatangkan pemain baru tentu menjadi rencana yang harus disiapkan Maizar untuk menyambut kompetisi mendatang.

Selain itu, badai cedera yang menghantui beberapa pemain Persib juga menjadi alasan kuat bagi managemen Maung Bandung mendatangkan para punggawa anyar dengan skill yang harus mumpuni pastinya.

Ditambah lagi dengan kurang maksimalnya penampilan beberapa pemain asing Persib Bandung di gelaran Liga 1 yang lalu.

Ketika dikonfirmasi, Nil mengakui bahwa dirinya tengah digosipkan akan merapat ke Bandung untuk musim depan.

“Iya teman-teman juga bilang begitu (gosip saya ke Persib), tapi saya belum ada kontak dengan manajemen tim (Persib),” ujar Nil Maizar, saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Kamis (23/11/2017).

Menurut Nil, Persib Bandung merupakan tim besar dan memliki komposisi pemain yang bagus.

Modal itu, kata Nil, cukup untuk membawa Persib juara Liga 1 musim depan.

Saat ini, Nil tidak sedang terikat dengan kontrak dengan klub manapun setelah dipecat dari Semen Padang.

Kaya Pengalaman

Pengalaman yang dimilikinya menjadi salah satu opsi mengapa dirinya muncul sebagai salah satu kandidat pelatih klub kebanggaan Kota Bandung tersebut.

Pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, 47 tahun yang lalu ini juga pernah menukangi Timnas Indonesia periode 2012-2013.

Sementara di tataran klub, selain Semen Padang, Nilmaizar juga pernah menukangi Putra Samarinda pada 2014.
Diinginkan Bobotoh

Kehadiran pelatih anyar Persib Bandung masih dinantikan oleh para bobotoh.

Hingga dua pekan pasca berakhirnya Liga 1, Maung Bandung masih belum juga memiliki pelatih untuk musim depan.

Kandidat pelatih pun sudah mulai bermunculan dalam beberapa hari terakhir.

Rahmad Darmawan dan Robert Rene Alberts menjadi nama yang paling banyak dibicarakan.

Pandangan berbeda datang dari Reski, bobotoh asal Ujungberung.

Reski tidak setuju apabila nantinya Persib Bandung ditukangi oleh pelatih asing.
“Pelatih mah mending lokal saja, asing mah gagal terus di Persib mah,” ujar Reski di Alun-alun Ujungberung, Selasa (21/11/2017).

Ia mencotohkan bagaimana nasib Dejan Antonic dan Daniel Darko Jankovic di Persib Bandung.

Menurutnya mereka adalah pelatih yang hebat secara taktik dan strategi.

Namun entah mengapa ketika melatih Persib Bandung malah flop.

“Bukannya mereka jelek, tapi kayanya Persib tidak pernah berjodoh sama pelatih asing,” katanya.
Bobotoh yang bekerja di perusahaan swasta itu menyarankan Maung Bandung merekrut Nil Maizar.

Mantan pelatih Semen Padang itu dinilai Reski cukup memiliki pengalaman dan taktik yang cocok untuk tim kebanggan bobotoh itu.

“Kalau saya atau Nil Maizar kayanya cocok, dia kelihatannya pelatih yang memiliki kemampuan juga,” ucapnya.

3. Miljan Radovic

Miljan Radovic (Kolase Tribun Jabar)

Di akun media sosialnya, Miljan Radovic mengungkapkan keinginannya untuk melatih klub di Indonesia.

Persib Bandung bisa saja mempertimbangkan Radovic untuk menangani Persib Bandung musim depan.

Walaupun masih minim soal urusan pengalaman melatih, Radovic setidaknya sudah mengenal kultur sepak bola Indonesia khususnya Bandung.

Semasa aktif bermain, pemain yang mahir dalam mengeksekusi tendangan bebas itu pernah menjadi bagian dari skuad Persib Bandung.

Dari 2011-2013 ia begitu dicintai oleh bobotoh maupun penikmat sepakbola Indonesia.

Berperan sebagai playmaker, Radovic memiliki permainan yang cukup ciamik.

Kelihaiannya dalam membaca permainan, menjadi nilai plus bagi mantan pemain Pelita Bandung Raya (PBR) itu.

Ditambah kecintannya terhadap Persib Bandung, ia pasti akan berjuang mati-matian untuk memberikan yang terbaik bagi bobotoh.

4. Milomir Seslija

Milomir Seslija (Kolase Tribun Jabar)

Mantan pelatih Arema FC dan Persiba Balikpapan itu hampir saja mendarat ke Bandung pada putaran kedua Liga 1 2017.

Bahkan Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menyatakan pelatih Maung Bandung sudah pasti Milo.

Namun entah mengapa tiba-tiba Umuh Muchtar menarik pernyataannya tersebut.

Milo, begitu ia kerap dipanggil menjadi opsi yang cukup bagus bagi Persib Bandung musim depan.

Karakternya yang disiplin dan keras khas orang Eropa Timur menjadi sesuatu yang sangat baik bagi Maung Bandung.

Pelatih asal Bosnia itu juga tidak segan memberhentikan pemain bintang di timnya.

Saat menangani Arema, Milo bahkan berani mencoret Kiko Insa di skuadnya.

Padahal ketika itu Kiko Insa adalah bek utama Arema dan pemain kesayangan Aremania.

Dengan karakter seperti itu, para pemain tidak akan ada yang merasa dirinya bintang.

Semuanya diperlakukan sama dan dilihat sesuai kemampuannya.

5. Robert Rene Alberts

ROBERT RENE ALBERTS (Deni Denaswara)

Pelatih yang banyak diharapkan bobotoh untuk menjadi pelatih Persib Bandung depan.

Pelatih asal Belanda itu memang cukup memiliki prestasi mentereng di kancah sepakbola Indonesia.

Arema Indonesia dibawanya juara tahun 2010.

PSM Makassar menjadi tim yang ditakuti lawan-lawannya dalam kompetisi Liga 1 2017.

Belum lagi pemain asing yang ia bawa selalu memiliki kualitas di atas rata-rata.

Nama-nama seperti Roman Chmelo, Wijlan Pluim adalah bukti kesuksesan dia mencari pemain asing berkualitas.

Rene Alberts juga tahu bagaimana memoles pemain yang sudah meredut menjadi kembali bersinar.

Zulkifli Syukur, Ferdinand Sinaga, Zulham Zamrun merasakan tangan dinginnya.

Jika Persib Bandung berhasil merekrut Rene Alberts, tentu saja menarik siapa yang akan dibawanya dan bagaimana prestasinya.

(TRIBUNJABAR)