Kalah Telak di Fase Grup Dubai Superseries Final 2017, Praveen/Debby Kecewa

oleh

Langkah pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, harus terhenti di babak penyisihan Grup A Dubai Superseries Final 2017. Praveen/Debby gagal mengatasi lawan-lawan yang ada di Grup A.

Dari tiga laga yang dimainkan, Praveen/Debby tak pernah sekali pun memetik kemenangan dan kekalahan terakhir didapatkan pasangan peraih gelar juara All England 2016 itu dari Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang), dengan skor 13-21 dan 17-21.

Di sepanjang pertandingan, Praveen/Debby memang selalu tertinggal dalam perolehan poinnya dari pasangan asal Jepang tersebut. Bahkan, Praveen/Debby terlihat kesulitan untuk mengembangkan permainan dan mengakui bahwa sering melakukan kesalahan.

“Jika kami mau menganalisis, semua orang yang menonton kami juga pasti tahu kalau kami errornya seperti apa. Sebetulnya lawan mainnya seperti biasa mereka main saja. Orang bisa menilai bagaimana penampilan kami,” ujar Debby, mengutip dari laman resmi PBSI, Jumat (12/15/2017).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Praveen yang juga mengakui bahwa ia sering melakukan kesalah sepanjang permainan. Tak hanya itu, pemain kelahiran Bontang, Kalimatan Timur, mengaku tak merasa nyaman dengan jadwal pertandingan yang dinilainya kurang cukup untuk me-recovery staminanya.

“Kami mainnya kurang in, tidak tahu kenapa salahnya, susah diungkapkan. Kami juga merasa kurang diuntungkan dengan jadwal pertandingan yang semalam main terkahir, Hari ini kami pagi main tapi semalam baru selesai dan itu sangat tidak cukup untuk recovery,” tambah Praveen.

Dengan kekalahan ini, Debby menyebut hasil ini jauh dari harapannya. Padahal Debby berharap di laga terakhirnya dengan Praveen, ia bisa meraih kemenangan. “Tentu saja hasil idi turnamen ini tidak memuaskan. Hari ini paling tidak seharusnya kami bisa menang. Tetapi di penyisihan kalah semua. Bukan kurang memuaskan lagi, sangat tidak memuaskan,” tutup Debby.

(okezone)