INASGOC: ‘Test Event’ Sepak Bola Batal karena Tak Ada Peserta

oleh

Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) memastikan ketiadaan negara peserta sebagai penyebab batalnya test event cabang olahraga (cabor) sepak bola jelang Asian Games 2018.

Deputi I Games Operating INASGOC Harry Warganegara menjelaskan tidak ada negara yang mendaftar laga uji tanding yang direncanakan dikelola pihaknya.

“Untuk sepak bola, kami merencanakan supaya dikelola INASGOC. Mulai dari atlet kami jemput, dibawa ke wisma atlet, pokoknya kami buat sedemikian rupa seperti di Asian Games nanti. Semua kami yang jalanin,” ujar Harry.

“[Cabang olahraga] sepak bola kasih tahu kami siapa negara yang mau diundang, tapi tidak ada yang datang dan konfirmasi untuk ikut test event,” sambungnya.

Harry memastikan tidak ada masalah dengan perpindahan lokasi test event dari tiga venue; Stadion Patriot, Pakansari dan Wibawa Mukti ke satu tempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan.

“Tidak ada masalah [dengan perubahan venue]. Memang tidak ada yang daftar. Kalau alasan tidak ada yang daftar karena perubahan venue, ya enggak nyambung,” ungkap Harry.

“Jadi ya kalau alasannya karena venue, ya saya keberatan. Karena ya lapangan bola itu simpel dimana-mana ada, Palembang kan buat kompetisi (sepak bola wanita) juga bisa,” tegasnya.

INASGOC memasukkan sepak bola sebagai salah satu dari sepuluh cabor test event karena ingin mengetahui detail pelaksanaan pola kerja panitia.

Setelah test event yang rencananya dilaksanakan pada Februari dipastikan batal, PSSI mengusulkan ke INASGOC untuk menggelar test event mandiri pada Juni mendatang.

“Ya silakan, karena kami percaya mereka biasa menyelenggarakan sendiri. Meskipun kalau dikelola bersama jadi tahu nanti seperti apa pas Asian Games nya,” ucap Harry menanggapi usul PSSI menggelar test event mandiri.

“Kami percaya mereka [PSSI] punya pengalaman gelar event besar,” tukasnya.

(CNN Indonesia )