Ini Alasan KTM Urungkan Niat Incar Marquez

oleh

Tim KTM berencana untuk merekrut sejumlah pembalap di MotoGP 2019 usai kontrak dua pembalapnya, Pol Espargaro dan Bradley Smith berakhir. Beberapa rider menjadi opsi bagi KTM, yakni rookie of the year musim lalu, Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3) dan juara dunia MotoGP 2017, Marc Marquez (Repsol Honda).

Namun rencana tersebut diurungkan KTM lantaran ingin fokus kepada dua pembalapnya di musim ini. CEO KTM Group, Stefan Pierer mengatakan timnya bakal memaksimalkan potensi yang dimiliki Espargaro dan Smith untuk meraih hasil baik di MotoGP 2018.

Pierer menilai Marquez sebagai pembalap yang hebat di lintasan, tetapi ia justru tak ingin membuat ekspektasi pembalap berpaspor Spanyol itu tak sesuai dengan realita. Maka dari itu, ia pun enggan untuk melanjutkan pembicaraan terkait niat mengincar Marquez. Di sisi lain, KTM juga sedang mengembangkan pembalap mudanya untuk bisa naik level.

“Tidak, saya pasti tak melakukan itu. Saya cukup jujur. Marquez merupakan seorang juara dunia. Ia bergerak di dunia sendiri. Jika menang, itu karena ia adalah Marquez. Jika kalah, motor yang harus disalahkan,” kata CEO KTM, Stefan Pierer, dilansir Speedweek, Selasa (9/1/2018).

“Hal seperti itu akan menjadi kontraproduktif bagi program junior yang telah kami bangun dengan sangat hati-hati. Kami saat ini memiliki tim Moto2 yang sukses dengan (Brad) Binder dan (Miguel) Oliveira. Mereka adalah dua pembalap yang berpotensi ke MotoGP pada 2019,” sambungnya.

Di MotoGP 2017, KTM tak mendapatkan hasil gemilang lantaran dua pembalapnya berada di jajaran luar 10 besar. Pol Espargaro menempati peringkat 17 di klasemen akhir dengan raihan 55 poin. Sedangkan Smith menempati urutan 21 dengan mengumpulkan 29 poin.

Penampilan terbaik Espargaro di MotoGP 2017 yakni finis di posisi kesembilan saat mentas di Grand Prix (GP) Republik Ceko dan Australia. Sementara itu, Smith menyelesaikan balapan terbaiknya di GP San Marino dan Australia yakni urutan ke-10.

(Okezone)