Kalah Telak, Liverpool Disebut Bak Mobil F1 Mogok

oleh

PADA laga tadi pagi pukul 03.00 dalam lanjutan Liga Primer, Liverpool menyambangi Stadion dari Swansea City. Sang manajer dari Swansea, Carlos Carvalhal pada setelha pertandingan mengatakan bahwa Liverpool seperti mobil F1 yang mengalami kemacetan London.

“Jika F1 ini berada pada jam 4 sore dan London sedang macet-macetnya, maka mereka tidak akan melaju dengan sangat cepat. Hal itulah yang kita lakukan. Membiarkan para pemain Liverpool bermain tapi dengan cara yang tidak mereka sukai,” ujar Carvalhal pada Sky Sports.

Anak asuhan Jurgen Klopp terpaksa pulang ke rumahnya dengan raihan 0 poin, Swansea berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor tipis 1-0.

Kekalahan Liverpool merupakan yang pertama kalinya dalam 19 pertandingan liga atau ajang lainnya. Kekalahan ini, bukan berarti Liverpool memainkan permainan tanpa kesempatan.

Buktinya, mereka mampu menciptakan beberapa peluang emas namun tidak ada yang mampu mengkonversikan menjadi sebuah gol. Roberto Firminho pada menit-menit akhir pertandingan mampu menciptakan peluang namun tidak berarti apa-apa untuk Liverpool.

Tim asuhan Jurgen Klopp kurang dalam memaksimalkan peluang yang didapat pada pertandingan. Selain itu, penjaga gawang dari Swansea, Lukasz Fabianski bermain dengan sangat apik terutama menghalau sundulan dari Roberto Firminho di akhir pertandingan.

Pangkas jarak Chelsea-United

Gol yang diciptakan oleh Alfie Mawson berawal dari sepakan pojok yang gagal dibendung oleh pertahanan Liverpool. Dengan kemenangan ini, Swansea masih dalam jalur aman sedangkan Liverpool gagal memangkas jarak antara Chelsea dan Manchester United.

Swansea hanya mengalami satu kekalahan dalam 6 laga di bawah asuhan Carlos Carvalhal. Sementara Liverpool sendiri mengalami kekalahan dari Tottenham dengan skor telak 4-1 pada 22 Oktober.

“Kita kehilangan di babak awal. Bukan hanya Swansea mampu mencetakkan gol karena hal seperti itu mungkin saja terjadi. Namun, ada beberapa penempatan yang tidak berjalan sesuai rencana. Sedangkan di babak kedua, kami memiliki peluang bagus namun gagal dimaksimalkan.” ujar Klopp pada Skysports.

Permainan para pemain Liverpool di babak pertama tidak sepenuhnya maksimal, sedangkan para pemain Swansea bermain dengan sangat bagus. Swansea mampu menyajikan permainan yang pemain Liverpool tidak sukai pada babak pertama.

“Hal ini membuat kita frustasi. Kita harus mengambil hikmah dari kekalahan ini. Anak-anak saya bermain sangat bagus akhir-akhir pertandingan sebelumnya, sayangnya malam ini mereka tidak bermain dengan sangat bagus,” ujar Klopp

Dengan kemenangan ini, Swansea masih berada di posisi 20 dengan modal ini merupakan hal penting untuk berada pada jalur Liga Primer. Sedangkan, Liverpool gagal memangkas ketertinggalan dari Manchester United dengan 53 poin dan gagal menyamakan poin dengan Chelsea (50 poin) yang pada pertandingan sebelumnya meraih kemenangan. Kini Liverpool berada di posisi 4 dengan 47 poin, diikuti oleh Spurs dengan 45 poin.

(PR)