PSIS Angkat Koper Akibat Bombardir 2 Gol Cepat Arema

oleh

PSIS Semarang dipastikan tersingkir dari ajang Piala Presiden 2018. Skuat Laskar Mahesa Jenar takluk, 1-3 dari Arema FC pada lanjutan Grup E di Stadion Kanjuruhan, Kamis (25/1/2018). Belum mengumpulkan satu poin pun membuat Haudi Abdillah dkk. tak bisa mengejar poin Bhyangkara FC dan pasukan Singo Edan.

Pada pertandingan sebelumnya runner-up Liga 2 2017 tersebut juga tersungkur di tangan Bhayangkara FC dengan skor 0-1.

Pelatih PSIS, Subangkit menilai dua gol cepat Arema FC di awal babak pertama jadi kunci kekalahan. Seperti diketahui, tuan rumah langsung unggul dua gol saat laga berjalan enam menit lewat bunuh diri bek, M. Rio Saputro dan sundulan Ahmad Alfarizi, sebelum dilengkapi Thiago Furtuoso di awal babak kedua.

”Di awal babak mental anak-anak kurang siap menghadapi tekanan lawan. Dua gol cepat membuat pemain kaget,” ungkap Subangkit usai pertandingan.

Setelah tertinggal dua gol, Subangkit sejatinya langsung merespon cepat dengan menarik M Rio Saputro digantikan Hapit Ibrahim. PSIS yang semula menggunakan skema tiga bek kembali menjadi 4-2-3-1.

Subangkit menyebut perubahan itu karena kinerja lini belakang tidak maksimal.”Bermain dengan tiga atau empat bek sebenarnya tidak masalah. Namun ini masalah mental dan kesiapan,” tegasnya.

PSIS Semarang akan menghadapi Persela Lamongan di laga terakhir yang akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, 30 Januari 2018. Meski sudah tak berpengaruh lagi, namun duel nanti masih jadi ajang memperpanjang nafas kubu lawan yang masih punya peluang lolos ke fase knock-out.

(bola.com)