Arema FC Jajal 3 Pemain Asing di Piala Gubernur Kaltim

oleh

Arema FC bergerak cepat menyusul kegagalan Rodrigo Dos Santos lolos peraturan baru operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru. Manajemen Singo Edan segera menyeleksi pemain asing pada Piala Gubernur Kaltim (PGK).

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo tidak mau menyebut identitas pemain yang akan dibawa ke Kalimantan. Namun, kabar yang beredar menyatakan mereka bakal menjajal Gustavo Lopez, Balsa Bozovic, dan Zah Rahan.

“Boleh saja menerka siapa saja pemain yang bakal hadir. Yang jelas kita sudah melakukan komunikasi. Hanya tinggal menghitung hari saja hingga turnamen digelar,” ujar Ruddy.

Klub kelahiran 1987 ini memang melakukan operasi senyap dalam rekrutmen pemain. “Kita sudah komunikasikan ke tim pelatih. Ada tiga nama yang sudah kita sepakati. Untuk hal lain belum bisa kita beberkan karena kebijakan transfer klub,” sambungnya.

Manajemen tidak mau tergesa-gesa dalam memberi kontrak. Pasalnya, slot pemain asing Arema FC hanya tersisa satu. “Kita percaya kualitas dari ketiga pemain yang jadi incaran. Tapi kita memilih yang paling pas dengan kebutuhan tim,” bebernya.

Lopez Paling Memenuhi Syarat

Joko Susilo, pelatih Arema FC (Liputan6.com/Rana Adwa)

Selain itu, dua dari tiga pemain yang sedang dalam negosiasi sudah sepakat mengikuti seleksi. “Kita akan melakukan trial dalam PGK karena hanya itu waktu yang ada untuk melihat kebutuhan tim,” ungkapnya.

Pada kesempatan terpisah, pelatih Arema FC, Joko Susilo sempat memberi sedikit bocoran kebutuhan tim. Dari penjabarannya, Gustavo lopez paling memenuhi syarat.

“Saya tidak hanya melihat dari segi kemampuan bermain saja. Setidaknya saya sudah mengenalnya supaya cepat adaptasi di sini,” ujar pelatih dengan sapaan Gethuk itu.

Status Dos Santos
Dos Santos sebelumnya gagal lolos memenuhi kriteria PT LIB yang menyatakan pemain asing harus tampil setidaknya 25 persen kompetisi resmi negara asalnya.

Sedangkan Rodrigo tidak pernah merumput bersama klub terakhirnya di berada di Seri C Liga Brasil. Dengan fakta ini, maka pemain berusia 30 tahun itu tidak hanya batal membela Arema FC, namun juga seluruh tim Liga 1 Indonesia.

(Lliputan6)