Klasemen Grup A Piala Gubernur Kaltim 2018 Setelah Kemenangan PSIS Taklukkan Arema FC

oleh

Laga pembuka Piala Gubernur Kaltim (PGK) diwarnai dengan babak adu penalti. Pasalnya Borneo FC dan Mitra Kukar bermain dengan skor 0-0 hingga waktu normal di Stadion Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (23/2/2018).

Di babak adu penalti, penendang pertama asal Mitra Kukar, Fernando Rodriguez gagal memanfaatkan kesempatan.

Tendangan striker asal Spanyol itu lemah dan mudah diantisipasi kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata.

Selanjutnya penendang Borneo FC, Julien Faubert, Srdan Lopicic, Lerby Eliandry, Marlon da Silva, dan Azamat Baimatov mampu menyarangkan bola ke dalam gawang.

Borneo FC menang dengan skor 5-4. Hasil ini membuat Pesut Etam mengumpulkan 2 poin. Sedangkan Mitra Kukar berhak atas satu poin.

Sementara, Arema FC harus bekerja keras di laga perdananya di ajang Piala Gubernur Kaltim 2018.

Tim Singo Edan harus bermain imbang dengan PSIS Semarang dengan skor 2-2 dalam waktu normal 2×45 menit di pertandingan yang dilangsungkan di stadion Palaran Samarinda, Jumat (23/2/2018) malam.

Arema sebenarnya memulai laga dengan gemilang setelah membuat gol cepat.

Arema juga menutup laga babak kedua dengan gol penyeimbang kedudukan.

Gol Arema FC dicetak Dedik Setiawan di menit awal babak pertama dan Arthur Cunha jelang akhir babak kedua.

PSIS Semarang menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir, Hari Nur mencetak gol di menit 36.

Di babak kedua PSIS Semarang berbalik unggul di menit 81 setelah Bayu Nugraha mencetak gol kedua.

Bertindak sebagai tim tamu Arema FC langsung mencoba untuk menggebrak sejak awal laga.

Hasilnya tak perlu waktu lama tim Singo Edan mampu membobol gawang PSIS Semarang.

Dedik Setiawan mampu mengkonversi sebuah peluang pada menit 5′ untuk menjadi gol dan membawa Arema FC unggul 0-1.

Usai mencetak gol cepat, Arema FC terus berupaya untuk meningkatkan serangan.

Terbukti hingga memasuki menit 15′, tim Singo Edan mampu menguasai pertandingan dan melepaskan dua tembakan.

Semantara PSIS Semarang masih belum menciptakan peluang sama-sekali.

Arema FC harus kehilangan satu pemain pada menit 29′. Zaenuri harus mengalami cedera dan digantikan oleh Purwaka Yudhi.

Hingga memasuki menit 30′ skor 0-1 untuk keunggulan Arema FC masih bertahan.

Selepas menit 30′ PSIS mulai mampu menekan lini pertahanan Arema FC.

Namun, rapatnya lini pertahanan Arema FC membuat PSIS Semarang tak mampu berbuat banyak.

Usaha tak kenal lelah PSIS Semarang akhirnya membuahkan hasil pada menit 36′ dan merubah skor menjadi 1-1.

Skor itu bertahan hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua PSIS mampu memberi tekanan dan menghasilkan gol di menit 81.

Arema nyaris menelan kekalahan, beruntung Arhur Cunha mencetak gol di menit 90 + 2.

Sesuai peraturan turnamen, laga hasil imbang di waktu normal langsung dilanjutkan dengan adu penalti.

PSIS akhirnya mengalahkan Arema setelah memenangi adu penalti dengan skor 4-3.

Gilang Ginarsa sempat gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor, namun dua pemain Arema juga gagal, yang membuat PSIS keluar sebagai pemenang di laga kali ini.

PSIS menang 4-3 sehingga skor menjadi 6-5.

Dengan hasil ini PSIS memuncaki klasemen dengan poin 2, sama dengan Borneo FC. Sedangkan Arema FC di posisi 3 dengan poin 1, sama dengan Mitra Kukar.

 

(BANJARMASINPOST.CO.ID)