‘Kontrak Pemain Baru Persib Saling Menguntungkan’

oleh

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S. Taryono menjelaskan, durasi kontrak dua pemain baru Persib merupakan kesepakatan yang diterima semua pihak. Maung Bandung baru saja memperkenalkan dua pemain baru, Muchlis Hadi Ning dan Ghozali Muharam Siregar pada Jumat (2/2).

“Masalah waktu kontrak merupakan kesepakatan antara PT PBB, pemain dan agen. Keduanya pemain muda yang potensial. Saya kira soal harga sudah disepakati, saya kira saling diuntungkan. Keduanya tersenyum,” jelas Kuswara pada konferensi pers yang dihadiri kedua pemain dengan jersey Persib.

Muchlis Hadi dikontrak dengan jangka waktu dua tahun. Sedangkan Ghozali hanya satu tahu. Terkait perbedaan tersebut, Kuswara menegaskan bahwa itu hanya soal teknis.

“Ini soal kesepahamanan. Tidak tertutup kemungkinan Ghozali diperpanjang. Saya kira itu soal teknis saja,” tegasnya.

Ia mengakui, dari segi usia, Muchlis merupakan pemain dengan prospek jangka panjang. Kontrak dua tahun Muchlis, lanjutnya, adalah hal yang saling menguntungkan untuk pemain dan klub sendiri.

Kuswara berharap keduanya dapat memenuhi misi sang pelatih, Mario Gomez untuk membawa Persib juara pada Liga 1 yang akan berlangsung.

Sebelum resmi direkrut, dalam beberapa pekan terakhir Ghozali turut mengikuti sesi latihan bersama Airlangga Sucipto cs. Sedangkan Muchlis sama sekali tidak menjalani sesi latihan. Pemain yang pernah membela timnas U-23 itu baru tiba di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada Jumat pagi sebelum sesi perkenalan.

Kuswara meluruskan, ada banyak faktor yang dilihat oleh pelatih dalam merekrut pemain. Sehingga sesi latihan bukanlah satu-satunya penilaian yang di mata sang juru taktik.

“Pelatih punya pertimbangan sendiri. Ia melihat dari berbagai sudut. Ia tidak melihat Muchlis tidak hanya (harus) saat menjalani latihan. Ghozali juga tidak hanya dilihat saat berlatih. Jadi keduanya rekomendasi dari pelatih. Itu ranah pelatih untuk merekrut. Jadi keduanya yang direkomendasikan pelatih,” kata dia mengklarifikasi.

(REPUBLIKA.CO.Id)