Lorenzo Terancam Kena Pemotongan Gaji untuk MotoGP 2019

oleh

Nasib kurang mengenakkan saat ini tengah menimpa pembalap Tim Ducari Corse, Jorge Lorenzo. Setelah pada musim perdananya bersama Ducati menuai hasil yang tidak memuaskan, kini pembalap berjuluk X-Fuera itu harus dihadapkan dengan ancaman pemotongan gaji untuk musim depan, MotoGP 2019.

Lorenzo bergabung bersama Ducati dari Movistar Yamaha dengan nilai gaji yang sangat tinggi. Untuk bisa memikat Lorenzo, pasalnya Ducati harus menggodanya dengan iming-iming gaji 12 juta euro atau sekira Rp202 miliar per musim. Jumlah tersebut jauh lebih besar dari apa yang didapat pembalap Ducati lainnya, Andrea Dovizioso, dengan hanya 2 juta euro per musim.

Kendati demikian, pada musim lalu, Lorenzo justru tampil melempem, yang mana dirinya tidak memenangkan balapan sama sekali dan harus puas finis di posisi tujuh klasemen akhir pembalap. Kondisi tersebut nampaknya membuat pihak Ducati geram karena telah menggelontorkan dana berlimpah.

Ditambah lagi, Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mengungkapkan bahwa saat ini Ducati sedang mengalami sedikit masalah finansial. Maka dari itu, Ciabatti pun memperingatkan Lorenzo bahwa kemungkinan besar gaji pembalap asal Spanyol itu akan dipotong di musim depan.

Meski Ciabatti bertekad mempertahankan kedua pembalapnya saat ini untuk musim depan. Namun, ia tak akan menghalangi langkash Lorenzo untuk hengkang ke tim lain apabila keinginan gajinya tak sesuai musim depan. Kontrak Lorenzo dan Dovizioso bersama Ducati saat ini berlaku hingga pengujung musim 2018.

“Niatnya adalah untuk tetap bekerja dengan kedua pembalap, namun keterbatasan ekonomi kami sudah jelas. Situasinya sangat berbeda dibandingkan dengan 2016. Ketika kami merekrut Jorge, dia mendapat tawaran kontrak yang sangat penting dari Yamaha untuk dua tahun lebih dan merupakan juara dunia,” ucap Ciabatti, menukil dari Autosport, Kamis (15/2/2018).

“Claudio Domenicali (CEO Ducati) mengatakan saat peluncuran tim: Ducati berusaha menarik perhatian Lorenzo, tapi ini pada momen tertentu. Saya tidak berpikir kami bisa memberi Jorge jumlah uang yang sama dengan yang ia dapatkan ketika bergabung dengan tim,” pungkas Ciabatti.

(okezone)