Piala Gubernur Kaltim: 3 Penentu di Partai Persebaya Vs Arema FC

oleh

Setelah lima tahun, Persebaya Surabaya kembali bertemu dengan Arema FC. Partai yang bertajuk Derby Jawa Timur ini akan tersaji pada babak semifinal Piala Gubernur Kaltim 2018 di Stadion Palaran, Samarinda, Jumat (2/3/2018).

Bentrok terakhir kedua klub terjadi pada 2013. Kala itu, Persebaya dan Arema FC berduel pada kompetisi Indonesia Premier League (IPL).

Persebaya melaju ke babak semifinal dengan status juara Grup B. Tim berjuluk Bajul Ijo itu menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan.

Nasib berkebalikan dialami Arema FC. Kesebelasan kebanggaan Aremania ini sempat terseok-seok di babak penyisihan Grup A.

Armada Joko Susilo sempat kalah pada dua partai pertama sebelum meraup tiga poin perdana di pertandingan terakhir melawan Mitra Kukar. Tim berjuluk Singo Edan ini berhasil menemani Borneo FC ke babak empat besar.

Partai klasik ini tidak hanya panas di lapangan. Tapi, juga di luar arena. Pasalnya, hubungan pendukung Persebaya, Bonek, dan Aremania tidak terlalu harmonis.

“Rivalitas dari kedua tim memang sangat tinggi. Tapi, kami berharap tensi tinggi ini tidak melebar ke mana mana. Cukup saja bagi mereka di dalam lapangan. Ingat, kita semua datang ke Kalimantan sebagai tim tamu, jadi harus bisa menjaga kondusifitas di sini,” ungkap manajer Persebaya, Chairul Basalamah dinukil laman resmi klub.

Kans Persebaya untuk menang lebih besar dibanding Arema FC. Tapi, Singo Edan juga tidak ingin menanggung malu dari klub promosi tersebut.

Liputan6.com mencoba sajikan tiga pemain yang bakal menjadi penentu pertandingan Persebaya melawan Arema FC. Berikut sajiannya:

Rendi Irwan (Persebaya)

Rendi Irwan merupakan contoh pesepak bola yang lengkap. Tubuhnya kecil, berposisi sebagai gelandang pula.

Rendi memiliki keahlian sebagai pembagi bola yang ulung. Tidak hanya itu, ia juga mampu menjadi pengatur serangan. Pengakuan untuk kualitasnya semakin lengkap dengan ban kapten yang melingkar di lengannya.

Rendi telah mencetak dua gol di babak penyisihan Piala Gubernur Kaltim. Brace itu lahir di partai melawan Persiba Balikpapan.

Kala itu, Bajul Ijo sempat tertinggal 0-1 lebih dulu sebelum dua gol dari Rendi serta tambahan dari Rishadi Fauzi membuat pasukan Angel Alfredo Vera mengembalikkan keadaaan. Kepemimpinannya di atas lapangan terasa mencolok dengan memotivasi rekan-rekannya untuk bangkit secepat mungkin.

Arema FC perlu mewaspadai pergerakan Rendi. Gelandang Singo Edan, Hendro Siswanto, pantas untuk membayang-bayangi mantan pemain Persija Jakarta tersebut.

Dendi Santoso – Dedik Setiawan (Arema FC)

Arema FC menjadikan Dendi Santoso sebagai kapten tim. (twitter.com/aremafcofficial)
Dendi Santoso menjadi salah satu lakon sepak bola yang loyal dengan satu klub. Sejak mengawali karier pada 2008, pemain berusia 27 tahun ini tidak pernah berpindah kostum dari Arema FC.

Karier Dendi kerap pasang surut di Singo Edan. Terkadang dia menjadi langganan starter. Tapi, tidak jarang pula ia lengket dengan bangku cadangan.

Tapi di musim ini, kualitas Dendi mendapat pengakuan. Hengkangnya beberapa pemain bintang Arema FC membuatnya naik pangkat menjadi pilar inti.

Tidak hanya itu, Dendi juga menyandang sebagai kapten tim menggantikan Johan Alfarizi. Kesetiannya membela Arema FC membuat Dendi dipandang sebagai sosok yang pas untuk memimpin rekan-rekannya di atas lapangan.

Pada babak penyisihan Piala Gubernur Kaltim, duetnya dengan Dedik Setiawan berhasil membawa Arema FC ke babak semifinal. Ia membuat dua gol. Adapun Dedik, menorehkan jumlah yang sama.

Duet palang pintu Persebaya Surabaya, Otavio Dutra dan Fandri Imbiry wajib memberikan waspada ekstra kepada pergerakan Dendi dan Dedik. Sekali meleng saja, duet Arema FC tersebut bisa saja menghukum Persebaya pulang ke Surabaya.

Osvaldo Haay (Persebaya)

Sekali bertanding, sekali pula ia mencetak gol. Bonusnya, Persebaya melangkah ke semifinal Piala Gubernur Kaltim sebagai pemuncak grup.

Itu merupakan torehan Osvaldo Haay bersama Persebaya di turnamen pramusim ini. Ia baru kembali dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 untuk membantu Bajul Ijo mengalahkan Sriwijaya FC 2-0 pada partai terakhir Grup B.

Kini dengan adanya Osvaldo, tridente Persebaya semakin lengkap. Mantan pemain Persipura Jayapura itu bakal bahu-membahu bersama Rishadi Fauzi dan Irfan Jaya untuk membobol gawang Arema FC.

Osvaldo dikenal sebagai winger yang lincah serta pandai memanfaatkan peluang. Duo bek sayap Arema FC, Syaiful Indra Cahya dan Johan Alfarizi tidak boleh sedikitpun memalingkan perhatian dari pergerakan Osvaldo.

(Liputan6.com)