Guardiola: Liverpool Bukan Hanya Salah

oleh

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, menyebut Liverpool bukan hanya Mohamed Salah. Entrenador berpaspor Spanyol itu menilai, Liverpool memiliki pemain-pemain mematikan, termasuk rekan Salah di lini depan The Reds –julukan Liverpool– yakni Roberto Firmino dan Sadio Mane.

Musim ini, trio Salah, Firmino dan Mane tampil luar biasa untuk mengisi lini depan Liverpool dalam pola 4-3-3 racikan Jurgen Klopp. Ketiganya tampil tajam. Jika ditotal, koleksi ketiganya mencapai 75 gol. Hal itu dengan perincian Salah mencetak 37 gol, Firmino (23) dan Mane (15).

Bahkan, Man City pun sudah merasakan ketajaman ketiganya secara langsung. Pada Minggu 14 Januari dalam lanjutan Liga Inggris 2017-2018, Liverpool memberikan kekalahan pertama bagi Man City di kompetisi terakbar Negeri Ratu Elizabeth musim ini.

Saat itu, Liverpool menang 4-3. Setelah Alex Oxlade-Chamberlain, tiga gol Liverpool lain dicetak Firmino, Salah dan juga Mane. Karena itu, Guardiola akan menginstruksikan timnya untuk menjaga ketat ketiga pemain di atas.

Sekadar diketahui, Man City akan bertandang ke markas Liverpool di lanjutan leg I perempatfinal Liga Champions 2017-2018, Kamis 5 April 2018 dini hari WIB. Hasil positif dijadikan target oleh Man City agar memiliki modal apik saat gantian menjamu Liverpool sepekan berselang.

“Liverpool bukan hanya Salah. Mane dan Firmino, semua tiga pemain di lini depan mereka sulit untuk dihentikan. Kami kehilangan kontrol di pertandingan terakhir (saat kalah 3-4 dari Liverpool). Mereka bertiga sangat cepat dan itu menyulitkan kami,” kata Guardiola mengutip dari BBC Sport, Senin (2/4/2018).

Lolos ke perempatfinal Liga Champions merupakan yang kedua bagi Man City. Meski ini baru merupakan yang kedua, bukan berarti Manchester Biru terlihat seperti tim kacangan di kompetisi antarklub Eropa paling prestisius itu.

Saat ini, Man City ditangani Josep Guardiola, pelatih yang telah meraih tiga trofi Liga Champions. Sebanyak satu trofi diraih ketika berprofesi sebagai pemain, sedangkan dua lagi disabet saat Guardiola bertugas sebagai pelatih Barcelona. Karena itu, kecakapan Guardiola dalam meracik taktik merupakan modal utama Man City untuk menjadi yang terbaik di Liga Champions musim ini.

(Okezone)